Minggu, 07 November 2010

Bondan Prakoso: Ariel Pasti Sukses

Di tengah derasnya permasalahan yang menerpa Ariel Peterpan, pandangan lain dan sangat berbeda dikemukakan oleh Bondan Prakoso. Dia menganggap sebagai seorang artis Ariel akan sukses kembali karena orang Indonesia mudah memaafkan dan melupakan.

                    Bondan Prakoso
Foto: Hendra Gunawan
Di tengah derasnya permasalahan yang menerpa Ariel Peterpan, pandangan lain dan sangat berbeda dikemukakan oleh Bondan Prakoso. Dia menganggap sebagai seorang artis Ariel akan sukses kembali karena orang Indonesia mudah memaafkan dan melupakan.
"Sebenarnya gue no comment banget urusan ini. Cuma orang Indonesia cepat memaafkan dan melupakan dan gue yakin dia akan sukses kembali," ucapnya ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu yang lalu.
Semua kontroversi yang menyertai Ariel menurut bondan bukan suatu masalah yang akan mengalanginya untuk sukses di masa yang akan datang. Ariel pasti akan sukses kembali.
"Nggak masalah, kan tadi gue bilang, orang kita cepat memaafkan dan melupakan. Jadi pasti sukses dia," ujar mantan bassist Funky Kopral yang memiliki idealisme musik yang tinggi ini.
Realita yang menyertai kehidupan Ariel memang luar biasa. Kasus video porno yang menyeret namanya memang tidak bisa dibilang kecil, tetapi jika berbicara masalah karya, sebagai musisi Ariel memiliki karya yang bagus.
"Menurut gue karya dia bagus. Realitanya memang wow luar biasa. Ya gue bilang bagus," pungkasnya. (kpl/hen/sjw)

Bondan Prakoso, Antara Idealisme Vs Jualan

Bondan Prakoso mengaku jika awalnya agak susah untuk menembus pasar musik Indonesia dengan membawa jenis musik mereka yang berbeda. Namun itulah tantangannya, untuk bisa membuat lagu yang mengusung idealisme bermusik mereka dan di sisi lain juga bisa didengar oleh masyarakat.

                    Bondan Prakoso
Foto: Hendra Gunawan
Bondan Prakoso mengaku jika awalnya agak susah untuk menembus pasar musik Indonesia dengan membawa jenis musik mereka yang berbeda. Namun itulah tantangannya, untuk bisa membuat lagu yang mengusung idealisme bermusik mereka dan di sisi lain juga bisa didengar oleh masyarakat.
"Betul, itu challengenya emang di situ. Emang dari awal gue emang nggak mau seragam. Gue orangnya sangat idealis. Cuma sekarang gue belajar kalau idealis itu harus berkompromi juga. Dan di situ challengenya. Kalau kita pure idealis gampang, pure jualan juga gampang. Yang susah itu idealis sama jualan bareng," ujar mantan penyanyi cilik yang terkenal dengan lagu Lumba-lumba ini.
Dengan sebelas track yang ada di album YA SUDAHLAH, Bondan mengatakan single yang akan dikeluarkan tergantung penjualan. Jika penjualan terus naik mereka sebenarnya ingin untuk bisa mengeluarkan 6-7 single.
"Dalam album ini ada 11 track. Kalau untuk berapa single ya itu kan tergantung penjualan. Kalau naik terus bisa 6-7 single," pungkasnya ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. (kpl/hen/sjw)

Ramuan Musik Bondan Prakoso

Album ketiga Bondan yang berjudul YA SUDAHLAH meledak di pasaran. Lirik-lirik lagu yang lugas ditambah dengan aliran musik pop rock yang dipadu dengan hip hop dan rap dari Fade2Black begitu enak didengar. Namun Bondan Prakoso mengaku masih belum puas dengan semua itu.

                    Bondan Prakoso
Foto: Hendra Gunawan
Album ketiga Bondan yang berjudul YA SUDAHLAH meledak di pasaran. Lirik-lirik lagu yang lugas ditambah dengan aliran musik pop rock yang dipadu dengan hip hop dan rap dari Fade2Black begitu enak didengar. Namun Bondan Prakoso mengaku masih belum puas dengan semua itu.
"Gue orangnya nggak pernah puas. Ya cukuplah, cukup menggembirakan. Dengan respons dari masyarakat, cuma kalau dibilang puas, 60% lah," ujarnya ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.
Pada album ketiga ini Bondan sudah menemukan jalur musik yang pas buat mereka. Mereka meramu bermacam-macam musik untuk dijadikan satu. Hal ini sesuai dengan cita-cita mereka sejak album perdana.
"Kalau jalurnya, dari album pertama kita emang pengennya begini. Kita meramu musik yang macam-macam dijadikan satu album jadi rap ini fleksibel. Gue pengen membuktikan nggak hanya hip hop dan R'n B. Tapi bisa rock, jazz, keroncong sekalipun, reggae. Dan album ketiga ini kita lebih luas lagi, ada rap dengan drum n bass, ska, punk melodic. Kita tetap kompak kok dari album pertama, dan album ketiga mungkin memang karena balladsnya lebih banyak, popnya lebih banyak, itu yang otomatis diminta sama orang Indonesia kan," bahas Bondan tentang ramuan musiknya. (kpl/hen/sjw)

Bondan Prakoso Sudah Saatnya Berada di Atas

Bondan Prakoso baru saja merilis single kedua yang berjudul Kita Selamanya. Saat ini mereka masih sibuk dengan album YA SUDAHLAH yang lagu-lagunya bisa diterima dan begitu booming di masyarakat.

                    Bondan Prakoso
Foto: Hendra Gunawan
Bondan Prakoso baru saja merilis single kedua yang berjudul Kita Selamanya. Saat ini mereka masih sibuk dengan album YA SUDAHLAH yang lagu-lagunya bisa diterima dan begitu booming di masyarakat.
"Masih sibuk dengan album YA SUDAHLAH ini. Single kedua baru rilis judulnya Kita Selamanya," urainya ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Bondan bersyukur album YA SUDAHLAH ini meledak di pasaran. Roda kehidupan memang selalu berputar, saat ini adalah waktu bagi Bondan untuk berada di atas.
"Alhamdulillah selama 6 tahun kurang lebih kita berkarya. Bondan Fade 2 Black 3 album udah saatnya kita ada di atas. Tapi nanti kita di bawah lagi," tuturnya.

Bondan Bangga Dipilih Flo Rida dan Chingy

Bondan Prakoso masih disibukkan dengan kegiatan ngeband yang terus menerus. Ia baru saja menyelesaikan tur 15 kota, dan sekarang lebih banyak offair. Bondan mengaku belum ada rencana ke luar negeri, namun sekarang Sony Music tengah mempromosikan hal itu.

                    Bondan Prakoso
Foto: Hendra Gunawan
Bondan Prakoso masih disibukkan dengan kegiatan ngeband yang terus menerus. Ia baru saja menyelesaikan tur 15 kota, dan sekarang lebih banyak offair. Bondan mengaku belum ada rencana ke luar negeri, namun sekarang Sony Music tengah mempromosikan hal itu.
"Kemarin kita baru aja pulang tur 15 kota. Kita belum ada rencana keluar negeri, tapi sedang dipromosikan oleh Sony Music. Sekarang lebih ke off air aja. Bulan depan ada tur di Sumatra dan Jawa Timur," ucap Bondan ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Bondan Prakoso sempat main dengan Flo Rida dan Chingy di Jakarta Jam, ia mengaku hal tersebut merupakan kebanggaan kebanggaan tersendiri buatnya. Terlebih lagi Flo Rida dan Chingy yang memilihnya sebagai penampilan pembuka.
"Senang dan bangga. Dari sekian banyak artis kita yang dipilih dan emang pemilihan opening act ini bukan Adrie Subono yang milih atau orang Indonesia yang milih, tapi Flo Rida dan Chingy yang milih," pungkasnya. (kpl/hen/sjw)

Sound Burst Panaskan 9 Kota Indonesia

Sebuah ajang tur dan festival jelang akhir tahun 2010 siap dihelat. Adalah Coca Cola Sound Burst, nama perhelatan ini dan siap meramaikan sembilan kota di Indonesia. Musisi yang terlibat pun lebih dari 50 serta band asal Denmark, Mew. Bandung (31/10) merupakan kota pertama dalam ajang ini kemudian disusul Jakarta (6/11), Balikpapan (7/11), Palembang (14/11), Manado (21/11), Denpasar (28/11), Medan (28/11), Yogyakarta (5/12), dan berakhir di Surabaya (11/12).

                    Preskon Sound Burst 2010
Foto: Deni
Sebuah ajang tur dan festival jelang akhir tahun 2010 siap dihelat. Adalah Coca Cola Sound Burst, nama perhelatan ini dan siap meramaikan sembilan kota di Indonesia. Musisi yang terlibat pun lebih dari 50 serta band asal Denmark, Mew. Bandung (31/10) merupakan kota pertama dalam ajang ini kemudian disusul Jakarta (6/11), Balikpapan (7/11), Palembang (14/11), Manado (21/11), Denpasar (28/11), Medan (28/11), Yogyakarta (5/12), dan berakhir di Surabaya (11/12).
Mengenai acara besar tersebut, marketing manager Coca Cola Trademark Toni Darusman mengatakan bahwa konser ini sengaja diadakan untuk menikmati pengalaman bermusik sekaligus mengusung semangat positif kepada anak muda khususnya kalangan remaja.
"Acara dari siang-sore, tapi kecuali 2 kota, yaitu Jakarta dan Surabaya sebagai penutup akan di sampai malam. Nah, di hari penutupan akan ada festival musik dan akan juga ada music camp, juga ada kegiatan pengumpulan botol bekas. Secara keseluruhan Sound Brust merupakan event musik terbesar Coca Cola, dan semoga saja ini akan jadi festival tahunan," urainya dalam temu media di FX Plasa, Jakarta Selatan, Kamis (28/10).
Pada konferensi pers yang dihadiri Alexa dan Naif serta dipandu Tya Ariesti dan Kemal ini, Toni berharap semangat positif yang coba ditularkan pada anak muda sampai sehingga bisa berbuat lebih baik untuk masa depan. Untuk itu pihaknya juga tak menjual tiket pada konser ini. "Mereka cuma beli coca cola atau bawa botol plastik kosong aja dan bisa datang. Mudah bukan?" ucap Toni.
Di tempat yang sama, Alexa dan Naif yang juga akan meramaikan perhelatan ini, sempat menunjukkan kebolehan mereka di depan wartawan dengan membawakan beberapa lagu yang tidak asing lagi di telinga. Sementara musisi lain yang terlibat MEW, Andra and The BackBone, Arakundo, Ari Lasso, Audy, Black Out, Bondan and Fade2Black, Brandals, Burgerkill, The Changcuters, Cozy Republik, Deadsquad, D Spay, Electra, Ello, Endank Soekamti sampai Gigi.
Adapula Ipank, Jane Aprilia, J-Rock, Kanan Lima, Klik Band, Koil, Kotak, Lala, Lovers n dHaters, Mario Bross, Megi, Melanie Soebono, Navicula, Netral, Nidji, Omelette, Pas Band, PeeWee Gaskins, Queenzella, RAN, Reno Pratama, Rif, Rocker Kasaung, Rockets Rockers, Saint Loco, Scared of Bumps, Seringai, Shaggy Dog, Sheila On 7, Sherina, SID, SKJ, Solitaire Addict, Souljah, The Banery, The Sigit, Tolbandtol, dan Wrong Way. (kpl/dis/boo)

Bondan, 22 Tahun di Dunia Musik

Bondan Prakoso sudah berkarya di bidang musik sejak umurnya 5 tahun. Saat masih kecil dia sangat terkenal dengan lagu Lumba-lumba. Jika dihitung dari usianya 5 tahun hingga sekarang sudah sekitar 22 tahun Bondan mengabdikan diri di dunia entertainment.

                    Bondan Prakoso
Foto: Hendra Gunawan
Bondan Prakoso sudah berkarya di bidang musik sejak umurnya 5 tahun. Saat masih kecil dia sangat terkenal dengan lagu Lumba-lumba. Jika dihitung dari usianya 5 tahun hingga sekarang sudah sekitar 22 tahun Bondan mengabdikan diri di dunia entertainment.
"Kalau guenya aja 22 tahun. Umur 5 tahun udah nyanyi. Kalau sama Fade2Black udah 6 tahun," ujarnya ketika ditemui di Dahsyat beberapa waktu lalu.
Untuk rencana ke depannya Bondan akan terus berkarya dengan karya-karya yang fresh dan menginspirasi. Bondan juga tidak muluk-muluk ingin go internasional atau apa yang penting eksis dulu.
"Kita akan bikin karya selalu. Yang fresh dan yang menginspirasi. Kita nggak muluk-muluk. Mau go international atau apa, kita go with the flow aja. Yang penting kita eksis terus aja," ucap penyanyi kelahiran 08 Mei 1984 ini. (kpl/hen/sjw)

RBT Bondan Prakoso Menggembirakan

Lagu Bondan Prakoso yang berjudul Ya sudahlah, yang diambil dari album dengan judul yang sama begitu disukai banyak orang. Lagu tersebut menjadi sumber keuntungan bagi Bondan lewat penjualan RBT. Saat ini industri musik mulai berubah. Penjualan album dalam bentuk fisik tidak bisa diharapkan.

                    Bondan Prakoso
Foto: Hendra Gunawan
Lagu Bondan Prakoso yang berjudul Ya sudahlah, yang diambil dari album dengan judul yang sama begitu disukai banyak orang. Lagu tersebut menjadi sumber keuntungan bagi Bondan lewat penjualan RBT. Saat ini industri musik mulai berubah. Penjualan album dalam bentuk fisik tidak bisa diharapkan.
"Penjualan fisik nggak bisa diharapkan. Emang payah banget. Kalau RBT alhamdulillah sempat nomor 1 selama 4 minggu di salah satu provider," ujar Bondan ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Pusat Beberapa waktu yang lalu.
Tentang RBTnya yang laris manis, hal itu tentu saja kabar yang menggembirakan. Namun berapa jumlah keseluruhan yang diperolehnya Bondan juga belum tahu berapa totalnya.
"Itu belum dikasih tau. Cuma emang menggembirakan untuk perusahaan rekaman. Lumayanlah bikin mereka kaya," ujarnya setengah bercanda. (kpl/hen/sjw)

Senin, 11 Oktober 2010

Bondan Feat Fade2Black Komersilkan Idealis di 'FOR ALL'

Perkembangan musik keroncong di kalangan anak muda masa kini bisa dibilang cukup memprihatinkan. Apalagi dengan menjamurnya band-band yang lebih memilih genre melayu dibandingkan musik asli tanah air. Hingga akhirnya batas idealis dan komersial terpisah jurang yang dalam. Namun, beda yang dianut Bondan Prakoso serta grup hip hop Fade2Black. Mereka memilih melestarikan pusaka bangsa dan menorehkannya dalam musik mereka sendiri.

                    Bondan Prakoso di Bentara Budaya
Foto: Acat
Bondan Prakoso di Bentara Budaya Foto: Acat
Perkembangan musik keroncong di kalangan anak muda masa kini bisa dibilang cukup memprihatinkan. Apalagi dengan menjamurnya band-band yang lebih memilih genre melayu dibandingkan musik asli tanah air. Hingga akhirnya batas idealis dan komersial terpisah jurang yang dalam. Namun, beda yang dianut Bondan Prakoso serta grup hip hop Fade2Black. Mereka memilih melestarikan pusaka bangsa dan menorehkannya dalam musik mereka sendiri.
"Jujur, justru gue nggak pernah anggap karya gue ini komersil, tapi dari album 1 sampai 3 itu idealis gue dan Fade2Black. Jadi ketika di lagu ke sebelas dari album FOR ALL ini, idealis kita itu kita buat sesuatu yang komersil," ungkap Bondan usai merilis album terbarunya featuring Fade2Black bertajuk FOR ALL.
Ditegaskan Bondan, dari album pertama sampai ketiga, ia dan Fade2Black - yang digawangi Tito, Ari, dan Eza - bukan sekedar featuring, melainkan duet. Pertemuan pertama mereka di kampus membuat mereka semakin dekat. "Gue ketemu Bondan di kampus karena gue satu kampus sama dia. Gue coba kenalin lagu rap ke Bondan ternyata masuk," terang Tito.
Lantas, apakah Bondan atau Fade2Black sendiri sempat mengalami kemunduran semangat saat membawakan lagu-lagu daerah? "Pasti ada, tergantung mood-nya, tapi alhamdulillah kita saling support, saling dukung demi album FOR ALL ini," pungkas Bondan di Bentara Budaya, Jakarta, Rabu (16/6). (kpl/gum/boo)

Bondan Prakoso Rajai Trending Topic Twitter

Seperti yang sudah banyak diketahui, jumlah pengguna Twitter di Indonesia cukup signifikan. Bahkan seringkali tema yang sedang ramai dibicarakan oleh masyarakat Indonesia bisa menjadi Trending Topic di Twitter.

                    Bondan Prakoso
Bondan Prakoso
Seperti yang sudah banyak diketahui, jumlah pengguna Twitter di Indonesia cukup signifikan. Bahkan seringkali tema yang sedang ramai dibicarakan oleh masyarakat Indonesia bisa menjadi Trending Topic di Twitter.
Kali ini pun Trending Topic (TT) teratas juga dikuasai oleh Indonesia. Dan jawara TT Twitter kali ini tak lain dan tak bukan adalah musisi top tanah air, Bondan Prakoso.
Meskipun tergolong masih muda, pria kelahiran 8 Mei 1984 ini memang amat menonjol dalam dunia musik. Dikenal mengawali karir sebagai penyanyi anak-anak, Bondan amat diingat dengan lagu Si Lumba-Lumba yang amat sukses di pasaran. Sampai akhirnya Bondan bergabung dengan grup Funky Kopral ketika remaja dan sukses juga.
Keluar dari Funky Kopral, Bondan memutuskan untuk bersolo karir. Dan tak dipungkiri lagi, karier bermusik suami dari Margie ini semakin cemerlang dengan duetnya bersama Fade2Black.
Kemampuan bermusik Bondan yang tak main-main kembali dibuktikan dengan selalu diterima dengan baiknya lagu-lagu ciptaannya. Yang terbaru adalah single Ya Sudahlah yang juga dijadikan jingle iklan sebuah provider besar. Penampilan Bondan feat Fade2Black juga selalu ditunggu sampai saat mereka tampil dalam acara musik televisi. Para penggemarnya terus memuji Bondan lewat Twitter sampai akhirnya nama Bondan Prakoso kembali menjadi TT. (kpl/npy)

Bondan Berkarya Untuk Beri Inspirasi Masyarakat

Banyak musisi-musisi baru yang bermunculan di ranah musik tanah air, namun hanya beberapa di antaranya yang benar-benar memiliki idealisme bermusik bukan hanya demi materi. Dan Bondan bersama Fade2Black rupanya bukan salah satu yang ikut-ikutan arus hanya mengejar materi.

                    Bondan - Fade2Black
Foto: Budi
Bondan - Fade2Black Foto: Budi
Banyak musisi-musisi baru yang bermunculan di ranah musik tanah air, namun hanya beberapa di antaranya yang benar-benar memiliki idealisme bermusik bukan hanya demi materi. Dan Bondan bersama Fade2Black rupanya bukan salah satu yang ikut-ikutan arus hanya mengejar materi.
"Kita tidak pernah memikirkan itu. Kita berkarya jujur untuk menginspirasi semua orang dan itu yang paling penting. Kalau untuk kesuksesan sebuah single, kita balikin lagi ke masyarakat. Kalau single Ya Sudahlah bisa masuk ke lubuk hati mereka ya kita tidak pernah berharap seperti itu, begitu pun single kedua," terang Bondan ketika ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, beberapa waktu lalu.
Meski tak terlalu fokus pada perolehan materi ataupun larisnya RBT mereka, namun bukan berarti mereka tidak punya rencana untuk memanfaatkan hasil jerih payah mereka itu. Bahkan, Bondan dan Fade2Black punya rencana untuk membangun gedung DPR.
"Membangun Gedung DPR yang baru dan pindahkan ibukota yang jauh, haha.. Kalau kita melihat materi nggak ada habisnya ya. Jadi kita berusaha untuk tidak memfokuskan ke situ. Kita tetap bersyukur apa yang kita punya kalau kita menyisihkan membeli barang. Kalau dari sisi menikmati kalau nasi masuk ke kerongkongan itu sudah alhamdulilah. Semua ada nggak enaknya, juga jadi jarang ketemu. Ah, jadi curhat gue," pungkas Bondan sambil berkelakar. (kpl/buj/npy)

Rabu, 22 September 2010

Lirik Lagu Bondan ft. Fade2Black – Kita Selamanya

eiyo… it’s not the end, it’s just beginning
*courtesy of IstanaLagu.com
titz:
ok… detak detik tirai mulai menutup panggung
tanda skenario… eyo… baru mulai diusung
lembaran kertas barupun terbuka
tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga
kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
memori crita cinta aku, dia dan kamu

santoz:
saat dia (dia) dia masuki alam pikiran
ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
cinta masa sekolah yang pernah terjadi
dat was the moment a part of sweet memory
kita membumi, melangkah berdua
kita ciptakan hangat sebuah cerita
mulai dewasa, cemburu dan bungah
finally now, its our time to make a history

reff:
bergegaslah, kawan… tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan, saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat… kita untuk slamanya!

satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
satu cerita teringat didalam hati
karena kau berharga dalam hidupku, teman
untuk satu pijakan menuju masa depan

lezz:
saat duka bersama, tawa bersama
berpacu dalam prestasi… (huh) hal yang biasa
satu persatu memori terekam
didalam api semangat yang tak mudah padam
kuyakin kau pasti sama dengan diriku
pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
kawan… kau tahu, kawan… kau tahu kan?
beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan

back to reff:

bridge:
bergegaslah, kawan… tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan dan saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat…

back to reff:

Bondan: Kita Sekarang Masih Nguli

Meskipun single-nya sudah seringkali menjadi hits dan sukses di pasaran, namun Bondan Prakoso mengaku jika dirinya masih belum bisa menikmati kerja kerasnya itu. Bondan yang meraih kesuksesan dengan Fade2Black ini menuturkan jika mereka malah masih harus terus bekerja keras.

                    Bondan Prakoso
Bondan Prakoso
Meskipun single-nya sudah seringkali menjadi hits dan sukses di pasaran, namun Bondan Prakoso mengaku jika dirinya masih belum bisa menikmati kerja kerasnya itu. Bondan yang meraih kesuksesan dengan Fade2Black ini menuturkan jika mereka malah masih harus terus bekerja keras.
"Kalau yang ini belum kita nikmatin. Kalau kita sekarang masih nguli. Saya jujur belum menikmati hasil RBT, belum ada laporannya juga. Jadi kita masih menunggu," aku Bondan ketika ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Selasa (21/09).
Untungnya, selain dari RBT, Bondan dan Fade2Black memiliki sumber penghasilan lainnya. Mereka juga mengomersilkan foto-foto mereka.
"Yang pasti kita punya masukan lain selain dari RBT. Kita dari foto-foto. Jadi kalau yang foto ama kita, kita tarikin lima ribu. Sudah ada 100 orang tapi semuanya belum bayar," terangnya sambil tertawa. (kpl/buj/npy)

Bondan Pengen 20 Anak

Semakin tenar seorang selebritis, semakin sulitlah mereka menemukan waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Begitu juga yang dirasakan oleh Bondan Prakoso.

                    Bondan Prakoso
Bondan Prakoso
Semakin tenar seorang selebritis, semakin sulitlah mereka menemukan waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Begitu juga yang dirasakan oleh Bondan Prakoso.
"Jarang (ketemu keluarga). Sekarang tambah jarang lagi. Berhubung musik kita yang mainnya bukan di lounge, cafe, yang enak ada AC-nya jadi kayaknya kita tunggu sampai ada moment yang pas," terang Bondan ketika ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Selasa (21/09) kemarin.
Beruntunglah istri Bondan pengertian dan tidak terlalu mengeluh. Apalagi, Bondan tak pernah berhenti untuk berkomunikasi dengannya.
"Makian kasih sayang wajar, lah. Kalau misalnya suaminya pergi dua minggu bagaimana? Komunikasi nggak boleh putus. Sekarang kan sudah banyak teknologi kan. Sudah ada bisa lihat gambar kan, 3G. Yang paling penting kan kita tahu mereka baik-baik aja," tambahnya.
Disinggung soal anaknya, Bondan pun mengaku merasa agak sedih. Pasalnya, sang anak kadang-kadang lupa dengan wajahnya.
"Ya itu, dia butuh sekitar 15 menit untuk ngajak main, baru dia ingat lagi, 'Oh iya, bener, ini Papa saya.' Kalau kita ngomong perasaan ya sedih banget. Cuma ini karena sudah resiko jadi kita jalanin aja ya. Jadi ya yang penting tetap komunikasi," ujar Bondan.
Lalu Bondan pengen punya anak berapa sih sebenarnya? "Ada tapi sekarang belum ada moment (buat nambah anak). Pengennya sih 20 lah, hahaha," kelakarnya. (kpl/buj/npy)

'Ya Sudahlah', Curhatan Pribadi Bondan Prakoso

Single terbaru Bondan Prakoso feat Fade2Black berjudul Ya Sudahlah memang sedang laris manis. Banyak permintaan lagu itu diputar di radio-radio dan bahkan dijadikan sebagai jingle salah satu iklan. Lagu bertema positif itu diterima dengan baik oleh para penggemar mereka. Lalu, dari manakah Bondan dkk mendapat inspirasinya?

                    Bondan Prakoso di Mega Konser Ramadhan
Foto: Anto
Bondan Prakoso di Mega Konser Ramadhan Foto: Anto
Single terbaru Bondan Prakoso feat Fade2Black berjudul Ya Sudahlah memang sedang laris manis. Banyak permintaan lagu itu diputar di radio-radio dan bahkan dijadikan sebagai jingle salah satu iklan. Lagu bertema positif itu diterima dengan baik oleh para penggemar mereka. Lalu, dari manakah Bondan dkk mendapat inspirasinya?
"Bisa dibilang curhatan pribadi. Ya Sudahlah itu termasuk tema yang sering kali dirasakan dan alamin, dan kata-kata 'ya sudahlah' itu biasa banget keluar dari mulut kita jika kita tidak bisa mendapatkan sesuatu baik uang atau yang lainnya," tutur Bondan.
Dijumpai usai tampil di acara Mega Konser Ramadhan minggu kedua persembahan RCTI, Bondan menambahkan bahwa penggunaan kata 'ya sudahlah' bukan berarti menyerah atau pasrah. Justru bermakna lebih positif.
"Ya Sudahlah yang kita ambil buat judul adalah sesuatu yang positif. Ya sudahlah, tapi bukan berarti pesimis tapi malah yang optimis, ke depannya seperti apa," terangnya di halaman Pemkot Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/8).
Selain lirik itu mewakili dirinya sendiri, Bondan berpendapat bahwa orang lain juga kerap merasakan hal yang sama. Bersama Fade2Black, ia berusaha se-real mungkin membawakan lagu itu. "Karena kebanyakan apa yang kita tulis itu adalah apa yang telah kita alami dan apa yang akan kita alami atau rencanakan," ujarnya.
"Semua orang kan punya mimpi. Namun kalau sudah tidak bisa terwujud, ya sudahlah. Kalau dibilang itu dikarenakan mimpi gue yang tidak bisa terwujud ya nggak juga sih. Lagu ini bisa mewakili semua orang," sambung mantan penyanyi cilik kelahiran 8 Mei 1984 ini. (kpl/ato/boo)

Senin, 20 September 2010

Bioprofile Bondan Prakoso

Biodata Bondan Prakoso - Info seputar Biodata Bondan Prakoso yang gw persembahkan buat sahabat Rezpector tercinta.

Biodata Bondan Prakoso
Biodata Bondan Prakoso


Bondan Prakoso (lahir 8 Mei 1984; umur 26 tahun) adalah pemusik Indonesia yang mengawali karier bermusik sebagai penyanyi cilik di tahun 80-an. Berkat album Si Lumba-lumba namanya melambung. Alumni D3 Sastra Belanda Universitas Indonesia ini memulai karier remaja dan dewasanya saat membentuk band Funky Kopral ditahun 1999 hingga tahun 2002. Kini ia membentuk band baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black.

Biodata Bondan Prakoso

Nama Lengkap     : BONDAN PRAKOSO
Nama Panggilan    : MR B
TTL                      : 8/MEI/1984
Anak ke                : 2 dari 3 bersaudara
Nama Ibu              : Lili Yulianingsih
Nama Bapak         : Sisco Batara
Agama                  : Islam
Pendidikan            : Lulusan D3 Sastra Belanda UI
Pekerjaan              : Musisi, Produser
Hobby                   : Musik, Membaca, Menonton Film
Musisi/Band Favorit : Les Claypool (Primus), Muse, Dave Mathews Band
Referensi Buku     : Huru Hara Kiamat, Jangan Bersedih, Chicken Soup   
Makanan Favorit     : Chicken Teriyaki, Nasi Goreng Hati/Pete.
Minuman Favorit     : Air Mineral
Alamat         : PO BOX 1281 JKS 12012

.................................................................................
BONDAN PRAKOSO
DISKOGRAPHY
.................................................................................

:: 1988-1995
  8 ALBUM CHILD SINGER
  Singer

:: 1999-2001
  2 ALBUM WITH FUNKY KOPRAL
  Bassis,Music Producer
  Universal Music Indonesia
  Group Alternatif terbaik AMI SHARP AWARD 2001

:: 2002
  1 ALBUM COLABORATION SETIAWAN DJODY FEAT
  FUNKY KOPRAL
  Bassis
  AIRO RECORD
  Kolaborasi Rock Terbaik AMI  SHARP AWARD 2003

:: 2005
  BONDAN PRAKOSO & FADE 2 BLACK
  ALBUM : RESPECT
  Producer,Composer,Arranger,Singer,Bass&Guitar
  and All Instrument
  Sony BMG

:: 2006
  BASS HEROES (13 Top Bass Player Indonesia)
  Bondan Prakoso,Thomas “gigi”,Rindra “padi”,
  Bongki “bip”,Ronny “cokelat”,Adam “so7”,Indro,
  Bintang,Iwan Xaverius,Ari Firman,Arya,
  Barry likumahua,Nissa “Omllete”
  Sony BMG
  Break The Record MURI (Museum Record Indonesia)
  Penampilan Bassis terbanyak dalam satu panggung