Senin, 15 November 2010
Minggu, 07 November 2010
Bondan Prakoso: Ariel Pasti Sukses
Di tengah derasnya permasalahan yang menerpa Ariel Peterpan, pandangan lain dan sangat berbeda dikemukakan oleh Bondan Prakoso. Dia menganggap sebagai seorang artis Ariel akan sukses kembali karena orang Indonesia mudah memaafkan dan melupakan.
"Sebenarnya gue no comment banget urusan ini. Cuma orang Indonesia cepat memaafkan dan melupakan dan gue yakin dia akan sukses kembali," ucapnya ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu yang lalu.
Semua kontroversi yang menyertai Ariel menurut bondan bukan suatu masalah yang akan mengalanginya untuk sukses di masa yang akan datang. Ariel pasti akan sukses kembali.
"Nggak masalah, kan tadi gue bilang, orang kita cepat memaafkan dan melupakan. Jadi pasti sukses dia," ujar mantan bassist Funky Kopral yang memiliki idealisme musik yang tinggi ini.
Realita yang menyertai kehidupan Ariel memang luar biasa. Kasus video porno yang menyeret namanya memang tidak bisa dibilang kecil, tetapi jika berbicara masalah karya, sebagai musisi Ariel memiliki karya yang bagus.
"Menurut gue karya dia bagus. Realitanya memang wow luar biasa. Ya gue bilang bagus," pungkasnya. (kpl/hen/sjw)
Bondan Prakoso, Antara Idealisme Vs Jualan
Bondan Prakoso mengaku jika awalnya agak susah untuk menembus pasar musik Indonesia dengan membawa jenis musik mereka yang berbeda. Namun itulah tantangannya, untuk bisa membuat lagu yang mengusung idealisme bermusik mereka dan di sisi lain juga bisa didengar oleh masyarakat.
"Betul, itu challengenya emang di situ. Emang dari awal gue emang nggak mau seragam. Gue orangnya sangat idealis. Cuma sekarang gue belajar kalau idealis itu harus berkompromi juga. Dan di situ challengenya. Kalau kita pure idealis gampang, pure jualan juga gampang. Yang susah itu idealis sama jualan bareng," ujar mantan penyanyi cilik yang terkenal dengan lagu Lumba-lumba ini.
Dengan sebelas track yang ada di album YA SUDAHLAH, Bondan mengatakan single yang akan dikeluarkan tergantung penjualan. Jika penjualan terus naik mereka sebenarnya ingin untuk bisa mengeluarkan 6-7 single.
"Dalam album ini ada 11 track. Kalau untuk berapa single ya itu kan tergantung penjualan. Kalau naik terus bisa 6-7 single," pungkasnya ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. (kpl/hen/sjw)
Ramuan Musik Bondan Prakoso
Album ketiga Bondan yang berjudul YA SUDAHLAH meledak di pasaran. Lirik-lirik lagu yang lugas ditambah dengan aliran musik pop rock yang dipadu dengan hip hop dan rap dari Fade2Black begitu enak didengar. Namun Bondan Prakoso mengaku masih belum puas dengan semua itu.
"Gue orangnya nggak pernah puas. Ya cukuplah, cukup menggembirakan. Dengan respons dari masyarakat, cuma kalau dibilang puas, 60% lah," ujarnya ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.
Pada album ketiga ini Bondan sudah menemukan jalur musik yang pas buat mereka. Mereka meramu bermacam-macam musik untuk dijadikan satu. Hal ini sesuai dengan cita-cita mereka sejak album perdana.
"Kalau jalurnya, dari album pertama kita emang pengennya begini. Kita meramu musik yang macam-macam dijadikan satu album jadi rap ini fleksibel. Gue pengen membuktikan nggak hanya hip hop dan R'n B. Tapi bisa rock, jazz, keroncong sekalipun, reggae. Dan album ketiga ini kita lebih luas lagi, ada rap dengan drum n bass, ska, punk melodic. Kita tetap kompak kok dari album pertama, dan album ketiga mungkin memang karena balladsnya lebih banyak, popnya lebih banyak, itu yang otomatis diminta sama orang Indonesia kan," bahas Bondan tentang ramuan musiknya. (kpl/hen/sjw)
Bondan Prakoso Sudah Saatnya Berada di Atas
Bondan Prakoso baru saja merilis single kedua yang berjudul Kita Selamanya. Saat ini mereka masih sibuk dengan album YA SUDAHLAH yang lagu-lagunya bisa diterima dan begitu booming di masyarakat.
"Masih sibuk dengan album YA SUDAHLAH ini. Single kedua baru rilis judulnya Kita Selamanya," urainya ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Bondan bersyukur album YA SUDAHLAH ini meledak di pasaran. Roda kehidupan memang selalu berputar, saat ini adalah waktu bagi Bondan untuk berada di atas.
"Alhamdulillah selama 6 tahun kurang lebih kita berkarya. Bondan Fade 2 Black 3 album udah saatnya kita ada di atas. Tapi nanti kita di bawah lagi," tuturnya.
Bondan Bangga Dipilih Flo Rida dan Chingy
Bondan Prakoso masih disibukkan dengan kegiatan ngeband yang terus menerus. Ia baru saja menyelesaikan tur 15 kota, dan sekarang lebih banyak offair. Bondan mengaku belum ada rencana ke luar negeri, namun sekarang Sony Music tengah mempromosikan hal itu.
"Kemarin kita baru aja pulang tur 15 kota. Kita belum ada rencana keluar negeri, tapi sedang dipromosikan oleh Sony Music. Sekarang lebih ke off air aja. Bulan depan ada tur di Sumatra dan Jawa Timur," ucap Bondan ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Bondan Prakoso sempat main dengan Flo Rida dan Chingy di Jakarta Jam, ia mengaku hal tersebut merupakan kebanggaan kebanggaan tersendiri buatnya. Terlebih lagi Flo Rida dan Chingy yang memilihnya sebagai penampilan pembuka.
"Senang dan bangga. Dari sekian banyak artis kita yang dipilih dan emang pemilihan opening act ini bukan Adrie Subono yang milih atau orang Indonesia yang milih, tapi Flo Rida dan Chingy yang milih," pungkasnya. (kpl/hen/sjw)
Sound Burst Panaskan 9 Kota Indonesia
Sebuah ajang tur dan festival jelang akhir tahun 2010 siap dihelat. Adalah Coca Cola Sound Burst, nama perhelatan ini dan siap meramaikan sembilan kota di Indonesia. Musisi yang terlibat pun lebih dari 50 serta band asal Denmark, Mew. Bandung (31/10) merupakan kota pertama dalam ajang ini kemudian disusul Jakarta (6/11), Balikpapan (7/11), Palembang (14/11), Manado (21/11), Denpasar (28/11), Medan (28/11), Yogyakarta (5/12), dan berakhir di Surabaya (11/12).
Mengenai acara besar tersebut, marketing manager Coca Cola Trademark Toni Darusman mengatakan bahwa konser ini sengaja diadakan untuk menikmati pengalaman bermusik sekaligus mengusung semangat positif kepada anak muda khususnya kalangan remaja.
"Acara dari siang-sore, tapi kecuali 2 kota, yaitu Jakarta dan Surabaya sebagai penutup akan di sampai malam. Nah, di hari penutupan akan ada festival musik dan akan juga ada music camp, juga ada kegiatan pengumpulan botol bekas. Secara keseluruhan Sound Brust merupakan event musik terbesar Coca Cola, dan semoga saja ini akan jadi festival tahunan," urainya dalam temu media di FX Plasa, Jakarta Selatan, Kamis (28/10).
Pada konferensi pers yang dihadiri Alexa dan Naif serta dipandu Tya Ariesti dan Kemal ini, Toni berharap semangat positif yang coba ditularkan pada anak muda sampai sehingga bisa berbuat lebih baik untuk masa depan. Untuk itu pihaknya juga tak menjual tiket pada konser ini. "Mereka cuma beli coca cola atau bawa botol plastik kosong aja dan bisa datang. Mudah bukan?" ucap Toni.
Di tempat yang sama, Alexa dan Naif yang juga akan meramaikan perhelatan ini, sempat menunjukkan kebolehan mereka di depan wartawan dengan membawakan beberapa lagu yang tidak asing lagi di telinga. Sementara musisi lain yang terlibat MEW, Andra and The BackBone, Arakundo, Ari Lasso, Audy, Black Out, Bondan and Fade2Black, Brandals, Burgerkill, The Changcuters, Cozy Republik, Deadsquad, D Spay, Electra, Ello, Endank Soekamti sampai Gigi.
Adapula Ipank, Jane Aprilia, J-Rock, Kanan Lima, Klik Band, Koil, Kotak, Lala, Lovers n dHaters, Mario Bross, Megi, Melanie Soebono, Navicula, Netral, Nidji, Omelette, Pas Band, PeeWee Gaskins, Queenzella, RAN, Reno Pratama, Rif, Rocker Kasaung, Rockets Rockers, Saint Loco, Scared of Bumps, Seringai, Shaggy Dog, Sheila On 7, Sherina, SID, SKJ, Solitaire Addict, Souljah, The Banery, The Sigit, Tolbandtol, dan Wrong Way. (kpl/dis/boo)
Bondan, 22 Tahun di Dunia Musik
Bondan Prakoso sudah berkarya di bidang musik sejak umurnya 5 tahun. Saat masih kecil dia sangat terkenal dengan lagu Lumba-lumba. Jika dihitung dari usianya 5 tahun hingga sekarang sudah sekitar 22 tahun Bondan mengabdikan diri di dunia entertainment.
"Kalau guenya aja 22 tahun. Umur 5 tahun udah nyanyi. Kalau sama Fade2Black udah 6 tahun," ujarnya ketika ditemui di Dahsyat beberapa waktu lalu.
Untuk rencana ke depannya Bondan akan terus berkarya dengan karya-karya yang fresh dan menginspirasi. Bondan juga tidak muluk-muluk ingin go internasional atau apa yang penting eksis dulu.
"Kita akan bikin karya selalu. Yang fresh dan yang menginspirasi. Kita nggak muluk-muluk. Mau go international atau apa, kita go with the flow aja. Yang penting kita eksis terus aja," ucap penyanyi kelahiran 08 Mei 1984 ini. (kpl/hen/sjw)
RBT Bondan Prakoso Menggembirakan
Lagu Bondan Prakoso yang berjudul Ya sudahlah, yang diambil dari album dengan judul yang sama begitu disukai banyak orang. Lagu tersebut menjadi sumber keuntungan bagi Bondan lewat penjualan RBT. Saat ini industri musik mulai berubah. Penjualan album dalam bentuk fisik tidak bisa diharapkan.
"Penjualan fisik nggak bisa diharapkan. Emang payah banget. Kalau RBT alhamdulillah sempat nomor 1 selama 4 minggu di salah satu provider," ujar Bondan ketika ditemui di Dahsyat RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Pusat Beberapa waktu yang lalu.
Tentang RBTnya yang laris manis, hal itu tentu saja kabar yang menggembirakan. Namun berapa jumlah keseluruhan yang diperolehnya Bondan juga belum tahu berapa totalnya.
"Itu belum dikasih tau. Cuma emang menggembirakan untuk perusahaan rekaman. Lumayanlah bikin mereka kaya," ujarnya setengah bercanda. (kpl/hen/sjw)
Langganan:
Postingan (Atom)




